A. M a k s u d
Pengajuan proposal ini dimaksudkan agar dapat mendukung peralatan kerja klien Angkatan I Tahun 2009 dan ketrampilan Penunjang Pertanian dan Perikatan bagi Klien Angkatan ke II Tahun 2009 di UPT Pelayanan Sosial remaja Terlantar Jombang menuju pelayanan prima, mandiri dan profesional.
B. T u j u a n
1. Tujuan Umum
Terwujudnya remaja putus sekolah terlantar berperilaku normatif, terampil dan mandiri.
2. Tujuan Khusus
a. Klien memiliki tanggung jawab sosial dan menjadi SDM yang siap pakai.
b. Klien memiliki ketrampilan kerja dan mampu memenejemen serta
mengelola suatu bentuk usaha secara mandiri.
c. Klien mampu mengembangkan potensi dan kemampuannya seiring dengan tuntutan kebutuhan pasar.
III. KONDISI OBYEKTIF UPT PELAYANAN SOSIAL REMAJA TERLANTAR
JOMBANG SAAT INI
A. Visi dan Misi Panti
1. V i s i
Terwujudnya remaja putus sekolah terlantar berperilaku normatif, terampil dan mandiri.
2. M i s i
a. Melaksanakan pemenuhan kebutuhan fisiologis, psikologis dan kesehatan remaja putus sekolah terlantar melalui penyantunan dan pelayanan.
b. Melaksanakan pembinaan fisik, mental, perilaku sosial dan ketrampilan kerja remaja putus sekolah terlantar melalui rehabilitasi dan penyaluran.
B. Kondisi Panti
UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar Jombang secara keseluruhan luas tanahnya 38.650 M2 dengan luas bangunan 27.357 M2, Lahan Pertanian 7.500 M2, Bangunan Sarana Prasarana dalam bentuk lahan parkir 4.700 M2, Pagar keliling 788 M2, Bengkel kerja 236 M2, Lapangan olah raga 196 M2, Gedung kantor 2 lantai 1.170 M2 serta dilengkapi dengan Rumah Dinas, Wisma Tamu, Masjid, Ruang Bimbingan, Gedung Serbaguna, 6 Ruang Ketrampilan, Ruang Makan, dan Wisma/Asrama 9 unit.
C. Sumber Daya Manusia (SDM) Panti
UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar Jombang merupakan UPT Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur dipimpin oleh :
1. Kepala UPT ( Eselon III )
2. Tiga orang Eselon IV (Sub Bagian TU, Seksi Bimbingan dan Pembinaan Lajut, serta seksi Pelayanan Sosial)
3. Jumlah Personil 48 orang ( 35 org. tenaga Organik dan 11 org. non Organik)
4. Instruktur ketrampilan 6 orang
D. Jenis – jenis Ketrampilan
1. Ketrampilan Pokok
a. Menjahit
b. Tata Rias
c. Pertukangan Kayu
d. Otomotif
e. Elektronika
2. Ketrampilan penunjang : Komputer, Sablon, Perikanan,Peternakan
dan Pertanian. Ketrampilan tersebut di atas khususnya ketrampilan
penunjang Pertanian dan Perikanan memungkinkan untuk
dikembangkan untuk pengadaan melalui Diklat dan paket bantuan
kerja produksi.
IV. RENCANA KEGIATAN
A. Nama Kegiatan
“PAKET PENINGKATAN KUALITAS KETRAMPILAN DAN
PEMBERDAYAAN REMAJA TERLANTAR DI UPT PELAYANAN SOSIAL
REMAJA TERLANTAR JOMBANG”
B. Waktu dan Tempat
Kegiatan Paket Peningkatan Kualitas Ketrampilan berupa bantuan Toolkit untuk Klien Angkatan I pada Periode Bulan Januari s/d Juni 2009. Pemberdayaan Remaja Terlantar melalui kegiatan Diklat dan Paker Kerja Produksi dilaksanakan pada Klien Angkatan II Periode Bulan September s/d Desember 2009 bertempat di UPT Pelayanan sosial remaja terlantar Jombang.
C. S a s a r a n
1. Klien (Remaja putus sekolah terlantar)
Jumlah klien UPT Pelayanan Sosial Remaja Terlantar Jombang Periode Januari s/d Juni 2009 sebanyak 107 anak dan Periode Juli s/d Desember 2009 sebanyak 107 anak, jadi jumlah keseluruhanya 214 anak. berasal dari 24 Kab/Kota se Jawa Timur. Mereka terbagi ke dalam lima jenis ketrampilan dan mereka juga diberi kesempatan mengikuti kegiatan ketrampilan penunjang.
2. Perubahan sikap dan ketrampilan
Setelah mengikuti bimbingan sosial dan pelatihan ketrampilan selama 6 bulan di dalam Panti (angkatan I : Januari – Juni dan angkatan II : Juli – Desember), klien memiliki tanggung jawab sosial yaitu berperilaku normatif dan adaptif dalam lingkungan sosialnya, serta memiliki ketrampilan tingkat lanjutan di bidangnya masing-masing sesuai dengan jenis ketrampilan yang diikuti selama proses bimbingan